Melalui pelaksanaan seleksi Tahfidz Al-Qur'an hari ke 2 (29-4-2026) bagi calon penerima Beasiswa Tahfidz tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Madakaripura Lt. 5 Kantor Bupati Probolinggo, Refina dan Hafizah panggilan akrabnya siswa SMP Negeri 1 Paiton Kelas 9E menunjukkan komitmennya dalam kontestasi Al-Qur'an untuk mewujudkan bagian dari Visi-Misi sekolah.
Pelaksanaan seleksi dipandu langsung oleh beberapa Dewan Juri dari Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh (JQH) Kota Kraksaan selaku penguji utama.
Panitia Seleksi Tahfidz Al-Qur'an Disdikdaya Tahun 2026 menyampaikan bahwa Beasiswa Tahfidz Tahun 2026 dilaksanakan setiap bulan, untuk bulan berikutnya tanggal 18-19 Mei 2025, merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terhadap pengembangan keilmuan berbasis nilai-nilai Islam. Beasiswa Tahfidz ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur'an mereka, ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa seleksi ini bukan hanya menilai jumlah juz yang dihafal, namun juga teliti, lancar, serta adab peserta ketika membaca Al-Qur'an. Seorang penghafal Al-Qur'an harus memiliki akhlak yang baik, disiplin, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, tambahnya.
Proses seleksi berlangsung secara bergiliran. Setiap peserta diminta untuk menyetorkan hafalan surat yang ditentukan oleh juri. Selain itu, peserta juga diuji kemampuannya dalam melanjutkan bacaan dari potongan ayat yang diberikan secara acak. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hafalan peserta benar-benar melekat dan tidak hanya dihafal secara urut.
Kegiatan seleksi dibuka dengan pembacaan shalawat bersama yang dipimpin oleh salah satu dari dewan juri.
Plt Kepala SMP Negeri 1 Paiton berharap agar semua siswa kelas tahfidz bisa mengikuti Seleksi Tahfidz Al-Qur'an di bulan-bulan berikutnya.
Leave a Reply